Pemkot Tangsel Perkuat Sarana 115 PAUD, Alokasikan Dana hingga Rp4 Miliar

TANGSEL – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 miliar untuk mendorong penguatan sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini (PAUD) pada 2026.

Program tersebut ditargetkan menjangkau 115 satuan PAUD guna meningkatkan angka partisipasi sekolah (APS) pada jenjang pendidikan anak usia dini.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak usia dini melalui penyediaan layanan pendidikan yang berkualitas dan didukung fasilitas yang memadai.

Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya memastikan setiap anak di Kota Tangerang Selatan memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak sebagai bekal menyongsong masa depan.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Karena itu, kita harus memastikan anak-anak mendapatkan layanan pendidikan yang baik sejak usia dini agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan,” kata Benyamin dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2026).

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Rizkia Fitria, mengatakan dari target 115 lembaga, sebanyak 72 PAUD telah dialokasikan menerima bantuan melalui APBD murni 2026. Sementara sisanya akan dianggarkan melalui APBD Perubahan.

“Dari total target 115 satuan pendidikan, pada APBD murni 2026 kami telah mengalokasikan bantuan untuk 72 lembaga. Selanjutnya akan dilanjutkan melalui anggaran perubahan,” ungkap Rizkia, Rabu (5/8/2026).

Ia menjelaskan, penetapan penerima bantuan dilakukan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi oleh pengawas PAUD formal serta penilik pendidikan nonformal agar bantuan tepat sasaran.

Bantuan yang diberikan meliputi meja dan kursi anak, loker penyimpanan tas, papan tulis, alat peraga edukatif, serta sarana penunjang pembelajaran lainnya.

“Dengan dukungan sarana dan prasarana yang lebih baik, kami berharap angka partisipasi sekolah pada jenjang PAUD terus meningkat. Saat ini angkanya sudah mencapai sekitar 90 persen, tetapi kami ingin terus meningkatkannya hingga semakin optimal,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *