Jalan Raya Cirarab, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten, memprihatinkan karena rusak parah. Kondisi ini ramai diperbincangkan di media sosial.
Dalam narasi disebutkan bahwa jalanan tersebut rusak parah, bahkan seperti kejatuhan meteor.
Di lokasi tersebut, memang permukaan jalanannya tidak rata.
Ruas jalan sepanjang delapan kilometer (km) itu, yakni dari arah Sukadiri menuju Pantai Utara (Pantura), dipenuhi lubang sehingga pengendara, baik motor maupun mobil harus mengurangi kecepatan. Ukuran lubangnya pun bervariasi, dari yang diameternya sekitar 50 sentimeter (cm) hingga hampir dua meter ada di sepanjang jalan tersebut.
Hal itu membuat pengendara harus bermanuver untuk menghindari jalan yang rusak. Selain itu, lubang-lubang yang tampak menganga itu memiliki kedalaman yang cukup signifikan, yakni sekitar lebih 15 cm.
Kondisi tersebut membuat jalanan jadi terlihat membentuk cekungan-cekungan yang besar. Hal ini sangat berpotensi membahayakan pengendara, terutama sepeda motor. Selain ukuran dan kedalaman lubangnya, retakan yang timbul di sepanjang Jalan Raya Cirarab itu juga sangat memprihatikan.
Pasalnya, jalanan yang terbuat dari beton itu terlihat retakan yang besar dan menjalar di sepanjang lembaran beton semen itu. Kondisi itu memperlihatkan patahan jalanan tersebut jadi sangat tebal berbentuk blok yang terangkat dan hancur di bagian badan jalan. Meskipun begitu, arus lalu lintas di lokasi tetap terlihat ramai dilintasi oleh kendaraan roda dua, mobil pribadi, hingga truk.
