TngActivity – Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara melantik 14 pejabat di lingkungan Kemenkeu dan Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Senin (21/9/2026).
Pelantikan tersebut mencakup sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat di Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai, hingga pengisian struktur Sekretariat KSSK.
Pelantikan ini diketahui berlangsung hanya beberapa hari setelah polemik mutasi besar-besaran yang dilakukan pada masa kepemimpinan mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Polemik yang menyangkut Purbaya tersebut bermula dari perombakan ratusan pejabat Kementerian keuangan (Kemenkeu) pada 10 September 2026 yang mendapat keberatan dari Dirjen Pajak Bimo Wijayanto dan Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama.
Bimo menyebut terdapat sejumlah nama dalam daftar rotasi yang tidak mengikuti proses assessment dan talent management, sehingga ia bersama Djaka meminta penempatan tersebut ditunda atau dibatalkan.
“Memang ada beberapa yang nama-nama ajaib yang tidak ikut proses assessment talent management,” terang Bimo.
Dalam pelantikan terbaru, Suahasil menegaskan penempatan pejabat merupakan bagian dari penyempurnaan organisasi agar Kemenkeu tetap berjalan dan mampu menghadapi tantangan yang berkembang.
Ia juga memberikan perhatian khusus kepada Sekretariat KSSK agar tidak berhenti pada fungsi administratif, melainkan memperkuat koordinasi antarlembaga sektor keuangan.
“Saya ingin Saudara tidak hanya menjadi pengelola forum, tetapi Saudara harus menjadi penggerak koordinasi,” kata Suahasil dalam arahannya.
Pelantikan 14 pejabat inI mengisi sejumlah posisi strategis di Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Pengadilan Pajak, dan Sekretariat KSSK.
Dalam struktur KSSK, Herman Saherudin ditunjuk sebagai Sekretaris KSSK secara ex-officio, Ayu Sukorini mengisi posisi Direktur Asesmen Pasar Keuangan, Sistem Pembayaran, dan Lembaga Keuangan Lainnya secara ex-officio.
