Kronologi seorang bocah berusia 7 tahun yang ditemukan meninggal dunia di Sungai Cisadane, Tangerang, masih menjadi perhatian publik. Sebelumnya, bocah tersebut sempat dilaporkan hilang sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi mengambang di sungai.
Warga di sekitar Sungai Cisadane, Tangerang, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang anak laki-laki berusia 7 tahun. Jenazah korban terlihat mengapung di permukaan air sungai.
Dikutip dari Kompas.com pada Senin (21/9/2026), jenazah bocah bernama Arif ditemukan pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Korban ditemukan di sekitar Jembatan Merah Tanah Gocap, Kota Tangerang.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, Arif diketahui telah dilaporkan hilang. Pihak keluarga kemudian membuat laporan kepada kepolisian terkait hilangnya korban.
Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno. Ia menjelaskan bahwa korban dilaporkan hilang sejak Minggu (20/9/2026).
Kabar hilangnya Arif juga sempat disebar melalui grup WhatsApp. Bahkan, keluarga juga mengunggah flyer tentang hilangnya Arif.
“Kemarin dilaporkan hilang sekitar pukul 17.00 WIB oleh orangtuanya, kemudian melapor juga ke Polsek,” ujarnya.
“Pagi tadi korban ditemukan di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB,” sambung dia.
Mengenai kronologi bocah 7 tahun ditemukan meninggal di Sungai Cisadane ini, polisi mengungkap tidak ada bekas kekerasan fisik. Selain itu, polisi mengungkap dugaan bahwa Arif meninggal akibat tenggelam saat beraktivitas di sekitar sungai itu.
“Tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuhnya saat ditemukan,” ujarnya.
“Dugaan sementara tenggelam, namun saat ini kami masih mendalami penyebab pasti kematiannya,” jelasnya.
Pihak kepolisian pun masih berkoordinasi dengan pihak keluarga korban. Hal itu untuk proses penanganan yang lebih lanjut.
Sedangkan, kejadian meninggal karena tenggelam di Sungai Cisadane juga pernah terjadi belum lama ini. Dikutip dari Tribunnews pada Senin (21/9/2026), Amirullah (35) meninggal dunia karena tenggelam.
Bukan tanpa sebab, awalnya ia berusaha untuk menyelamatkan anaknya yang tenggelam di Sungai Cisadane. Kejadian itu terjadi pada Rabu (2/9/2026) lalu.
Dalam video evakuasi yang beredar, jenazah korban sudah terbungkus kantong orange milik BPBD Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Berbeda dengan kronologi bocah 7 tahun ditemukan meninggal mengambang, Amirullah saat itu berupaya untuk menyelamatkan anaknya yang berusia 12 tahun.
Hal itu diungkap oleh Kabid Ratik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani. Korban saat itu sigap masuk ke sungai saat melihat anaknya hendak tenggelam.
“Saat kejadian korban hendak menyelamatkan anaknya yang tenggelam,” jelasnya.
Korban awalnya sempat berhasil menyelamatkan anaknya. Namun, ia kelelahan hingga akhirnya tenggelam. Upaya pencarian korban pun melibatkan anggota tim SAR dan warga sekitar.
“Tetapi korban kelelahan sehingga tenggelam,” jelasnya.
Pencarian jenazah Amirullah pun dilakukan hingga hampir petang. Korban ditemukan dan kemudian diangkat menggunakan kantong orange milik BPBD.
“Survivor telah ditemukan,” terangnya.
Hingga kini kronologi bocah 7 tahun ditemukan meninggal dunia di Sungai Cisadane masih menjadi perbincangan. Pasalnya, korban sempat dikabarkan hilang sejak Minggu (20/9/2026).
