Ternyata Ini Cerita di Balik Nama Kelurahan Bencongan

Kelurahan Bencongan di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, memiliki nama yang kerap menarik perhatian masyarakat. Di balik namanya yang unik, terdapat sejarah yang menjadi asal-usul penamaan wilayah tersebut.

Dirangkum dari detikcom, Kamis (6/8/2026), Kelurahan Bencongan dikenal sebagai salah satu kawasan yang menjadi lokasi pembangunan Perumnas pada era Orde Baru. Selain itu, wilayah ini juga memiliki sebuah makam yang dianggap keramat dan kerap dikunjungi masyarakat.

Lurah Bencongan, Bai Subiat, menjelaskan bahwa nama “Bencongan” tidak memiliki keterkaitan dengan kata “bencong” sebagaimana yang dikenal dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Menurutnya, nama tersebut memiliki latar belakang sejarah tersendiri yang berbeda dari anggapan sebagian orang.

“Oh tidak, tidak sama sekali, tidak ada kaitan,” kata kata Bai di kantornya, Rabu (5/8/2026).

Cerita di Balik Nama Bencongan

Ia mengatakan nama Bencongan memiliki beragam asal-usul. Salah satunya berasal dari nama tokoh di masa lalu.

“Jadi makanya orang Bencongan sendiri ketika ada orang luar yang menyatakan ketika kita menyebut asalnya dari Bencongan kemudian ditanggapi dengan sedikit kalimat yang ngeledekin gitu ya, ‘bencong-bencong’ gitu, nah itu dianggap sebuah apa ya, kalimat yang bisa dikatakan pelecehan bagi warga Bencongan sendiri sebetulnya. Jadi tidak ada kaitan sama sekali dengan kalimat bencong itu,” ujar dia.

Dia mengatakan nama Bencongan itu sering dikaitkan dengan tokoh Tionghoa. Tokoh tersebut bernama Ben Cong An.

“Yang paling mendekati itu diambil dari salah satu orang keturunan Tionghoa yang bernama disebut dikenalnya di sini Ki Ben Cong An, dari Ben Cong An,” katanya.

Menurut Bai, sosok Ben Cong An dahulu merupakan seorang tuan tanah. Dia dikenal masyarakat sekitar sebagai orang yang dermawan.

“Nah, beliau ini konon adalah seorang tuan tanah ya dulunya, gitu ya. Kemudian dikenal dengan kebaikan, ya sering memberikan apa derma ya, maksudnya seorang dermawan lah gitu ya. Sangat perhatian kepada masyarakat di lingkungan sini,” katanya.

Bai mengatakan ada juga yang mengatakan Bencongan berasal dari kata ‘Mencong’. Mencong sendiri diartikan oleh warga setempat sebagai jalan yang berkelok-kelok.

“Ya, salah satu sumber demikian juga, ya. Dari kata mencong, ya. Nah gitu ya,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *