Gerbang Puspemkab Tangerang Rusak, DTRB Sebut Diduga Akibat Cuaca Ekstrem

Kondisi permukaan gerbang Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang menjadi perhatian setelah sejumlah bagian terlihat mengalami kerusakan. Padahal, gerbang tersebut diketahui baru dibangun pada 2025.

Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang menduga kerusakan pada bagian gerbang dipengaruhi oleh kondisi cuaca ekstrem, terutama paparan suhu panas dan sinar matahari dalam waktu lama.

Gerbang Puspemkab Tangerang tersebut dibangun pada 2025 dengan menggunakan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang sebesar Rp2,49 miliar.

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, Jumat (21/8/2026) siang, kerusakan terlihat pada sejumlah bagian dinding gerbang. Stiker yang memuat logo Kabupaten Tangerang tampak mengelupas. Selain itu, beberapa bagian wallpaper dinding bermotif menyerupai batu bata juga terlihat mengalami kerusakan.

Kepala DTRB Kabupaten Tangerang, Hendri Hermawan, mengatakan kerusakan tersebut diduga berkaitan dengan paparan cuaca ekstrem, khususnya panas matahari. Ia memastikan bagian yang mengalami kerusakan akan segera mendapatkan perbaikan.

“Memang ada beberapa bagian yang mengalami pengelupasan. Salah satu faktor yang memengaruhi adalah kondisi cuaca yang cukup ekstrem, terutama panas matahari,” ujar Hendri, Jumat (21/8/2026).

Untuk mengetahui tingkat kerusakan, DTRB telah menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Hasil survei akan menjadi dasar untuk menentukan bagian yang perlu diperbaiki dan metode penanganannya.

“Tim sudah kami turunkan untuk melakukan survei. Kita lihat bagian mana saja yang perlu diperbaiki dan penanganannya akan dilakukan dalam waktu dekat,” katanya.

Hendri memastikan kerusakan pada gerbang tersebut tidak akan dibiarkan. Setelah pemeriksaan selesai, pihaknya akan segera memperbaiki bagian permukaan yang mengalami pengelupasan.

Ia menyebut, perbaikan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga kondisi fasilitas dan bangunan milik Pemkab Tangerang agar tetap terawat.

“Peran masyarakat sangat besar dalam menyukseskan pembangunan di daerah. Masukan dari masyarakat justru menjadi bahan bagi kami untuk melakukan evaluasi dan perbaikan,” ucapnya

Hendri menegaskan proses penanganan akan dilakukan setelah survei terhadap bagian gerbang yang mengalami kerusakan rampung.

“Yang terpenting sekarang sudah kita tindak lanjuti. Tim sudah turun, dilakukan pengecekan, dan dalam waktu dekat akan diperbaiki,” tegas Hendri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *