TANGSEL – Tiga Pelaku ganjal ATM berinisial AN, IRA, dan MH di Tangerang Selatan (Tangsel) ditangkap polisi. Mereka ditangkap saat tengah beraksi di RS Buah Hati, Pamulang.
Insiden itu terjadi pada Kamis (30/7/2]26) pagi. Dari video yang beredar, terlihat pelaku dikejar-kejar warga setelah aksinya gagal. Warga juga sempat menendang pelaku hingga terjatuh.
Saat penangkapan, terdengar juga teriakan ‘tembak’. Dalam video lainnya, tampak para pelaku sudah dalam kondisi terikat setelah berhasil ditangkap. Mereka lalu diamankan pihak kepolisian.
“Tembak, tembak,” teriak seseorang dalam video.
Kapolsek Pamulang, AKP Galuh Febri Saputra membenarkan pelaku sempat dihadiahi timah panas lantaran melawan saat ditangkap. Pelaku juga membawa senjata tajam saat beraksi.
“Akhirnya dari kejadian tersebut, personel kami melaksanakan penangkapan. Namun dari penangkapan tersebut pelaku sempat melawan dan hingga melarikan diri, sehingga kami mengambil tindakan tegas secara terukur,” kata AKP Galuh Febri Saputra kepada wartawan, Kamis (30/7/2026).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, para pelaku mengganjal mesin ATM hingga kartu milik korban tidak dapat keluar. Saat itulah pelaku berpura-pura menawarkan bantuan dengan tujuan menguasai kartu tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat bertransaksi di mesin ATM,” kata Budi kepada wartawan, Jumat (31/7/2026).
Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor, satu kartu ATM BCA, dua bilah pisau, serta barang bukti lainnya. Polisi meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dan segera melapor jika mendapati modus serupa.
Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra sebelumnya mengatakan para pelaku membagi peran dalam melancarkan aksinya, mulai dari mengganjal mesin ATM hingga mengawasi situasi sekitar. Para pelaku juga beraksi dengan membawa senjata tajam.
“Ada yang berperan sebagai pengganjal di dalam gerai tersebut, ada yang menawarkan bantuan kepada warga yang akan mengambil uang, dan ada yang bertugas memantau di depan,” kata Galuh, Kamis (30/7/2026).
